Assalamualaikum wr.wb Biasanya dalam menjalin sebuah hubungan, katakanlah pacaran atau apapun itu kalian menyebutnya, laki-laki akan selalu mengungkapkan perasaannya duluan dan itu dianggap sangat biasa. Sedang ketika ada perempuan yang menyatakan perasaannya duluan, mungkin sebagian dari kita akan menganggap itu aneh. Perempuan ketika menyatakan persaannya duluan dalam budaya masyarakat kita (Indonesia) akan dianggap tidak memiliki harga diri. Dalam budaya masyarakat kita perempuan dipercaya memiliki fitrah untuk harus selalu diam pasif menunggu. Anggapan ini dipercayai sebagai bentuk penghargaan diri terhadap perempuan. Seringkali kita mendapat analogi semisal, bahwa perempuan diibaratkan sebagai harta karun berharga yang jika ingin didapatkan harus dengan usaha penuh. Jadi jika perempuan menawarkan diri, ibaratnya mengurangi nilai dari harta karun tersebut. Akan tetapi, apakah itu bisa kita benarkan? Apakah kenyataannya seperti itu? Apakah pola pikir seperti itu tidak berangkat dari...
Hanya agar saya masih diingat ketika telah tiada